Rabu, 10 Juni 2026 – Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kesehatan Univet Bantara melaksanakan kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) 1 di Posyandu Anggrek 4 Desa Mertan yaitu berupa penyuluhan tentang penyakit tuberculosis (TBC) sebagai bagian dari upaya mendukung program kesehatan masyarakat serta mengidentifikasi faktor resiko penyakit tuberculosis yang ada di wilayah kerja Puskesmas Bendosari.

Kegiatan diawali dengan partisipasi mahasiswa dalam pelaksanaan Posyandu Balita dan Lansia. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa turut membantu proses registrasi peserta, pencatatan data kesehatan, serta mendukung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran tekanan darah (tensi), berat badan, lingkar perut, dan Lingkar Lengan Atas (LILA). Selain itu, mahasiswa juga melakukan observasi terhadap pelaksanaan program kesehatan bagi balita, ibu balita, dan lansia. Sebagai bagian dari kegiatan PBL 1, mahasiswa turut menyebarkan kuesioner mengenai pengetahuan masyarakat tentang Tuberkulosis (TBC) guna memperoleh data yang dibutuhkan dalam proses identifikasi masalah kesehatan di wilayah setempat dan sebagai dasar penyusunan program intervensi kesehatan yang tepat sasaran.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, Tim PBL 1 Kelompok 6 juga melaksanakan penyuluhan kesehatan mengenai penyakit Tuberkulosis (TBC) kepada peserta Posyandu Anggrek 4 yang terdiri dari ibu balita dan lansia. Penyuluhan ini diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai TBC, meliputi pengertian penyakit, cara penularan, tanda dan gejala, upaya pencegahan, serta pentingnya menjalani pengobatan secara teratur hingga tuntas.

Kegiatan penyuluhan dilakukan secara interaktif melalui penyampaian materi dan sesi tanya jawab sehingga peserta dapat memahami informasi yang diberikan dengan lebih baik. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung, khususnya dalam mengajukan pertanyaan terkait pencegahan dan penanganan TBC di lingkungan keluarga.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan dan deteksi dini Tuberkulosis serta mampu menerapkan perilaku hidup sehat untuk memutus rantai penularan penyakit. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi dan pemberdayaan kesehatan di tingkat desa.

Sebagai penutup, seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara mahasiswa PBL 1 Kelompok 6, kader Posyandu Anggrek 4, tenaga kesehatan, serta para peserta posyandu. Sesi ini menjadi simbol kebersamaan dan kolaborasi dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan serta mencegah penyebaran penyakit Tuberkulosis di lingkungan sekitar.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *